Manis, tawar, netral.Membersihkan panas dan lembab di dalam tubuh, melancarkan peredaran darah, anti radang, peluruh dahak dan peluruh kencing
Daun: Manis, kelat, hangat
Akar: Manis, tawar, sejuk. Peluruh kencing, menenangkan organ paru, masuk ke dalam meridian ginjal.
Biji: Peluruh kencing, laksans, peluruh dahak, aphrodisiak
KANDUNGAN KIMIA:
Asam amino, asam organik, zat gula dan flavonoid yang terdiri dari gossypin, gossypitrin dan cyanidin-3-rutinoside.
Biji mengandung minyak raffinose
BAGIAN YANG DIPAKAI:
Seluruh tanaman. Untuk penyimpanan, herba setelah dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya, kemudian dijemur sampai kering.
KEGUNAAN:
Daun/seluruh tanaman:
- Pembengkakan saluran telinga yang menyebabkan rasa sakit, pendengaran menurun atau telinga berdenging
- Demam, gondongan
- TB paru, radang saluran napas
- Kencing sedikit, kencing batu, kencing nanah
- Radang kandung kencing, radang saluran kencing
- Diare
- Bisul
- Sakit gigi, gusi bengkak
- Rematik
Akar:
- Batuk
- Kencing nanah
- Diare
- Radang telinga tengah
- Wasir
- Demam
Biji:
- Disentri
- Sembelit
- Kencing nanah, cystitis kronis
- Cacing keremi
- Bisul
PEMAKAIAN:
Untuk minum:
Seluruh tanaman: 15-30 gr (bahan segar 30-60gr), rebus
Akar: 10-15gr, direbus
Pemakaian luar: Daun dilumatkan sampai halus, untuk bisul dan koreng
Tidak ada komentar:
Posting Komentar